Publication Ethic

Publication Ethics & Malpractice Statement

ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin berkomitmen menjaga integritas, transparansi, objektivitas, dan kualitas ilmiah dalam seluruh proses penerbitan artikel Pengabdian kepada Masyarakat. Etika publikasi ini berlaku bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan, termasuk pengelola jurnal, editor, mitra bestari (reviewer), dan penulis.

Setiap pihak wajib menjalankan tanggung jawabnya secara profesional untuk mencegah praktik publikasi yang tidak etis, termasuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, duplikasi publikasi, manipulasi sitasi, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, serta penyalahgunaan kecerdasan buatan dalam penyusunan artikel.

Prinsip Etika Publikasi ARembeN

  • Integritas: seluruh data, metode, hasil, sitasi, dan informasi dalam artikel harus disajikan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Objektivitas: keputusan editorial dan proses penelaahan dilakukan berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, dan substansi artikel tanpa diskriminasi.
  • Kerahasiaan: informasi dan dokumen yang diperoleh selama proses editorial dan peer review wajib dijaga kerahasiaannya.
  • Keadilan: seluruh penulis diperlakukan secara adil dan setiap pihak yang memenuhi kriteria kepengarangan memperoleh pengakuan yang sesuai.
  • Transparansi: pendanaan, konflik kepentingan, penggunaan AI, dan aspek lain yang dapat memengaruhi integritas artikel harus diungkapkan secara jelas.

Dalam rangka menjaga integritas publikasi, naskah dapat diperiksa menggunakan perangkat lunak plagiarism checker, termasuk Turnitin, sebelum atau selama proses editorial. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya jurnal untuk mendeteksi kemiripan teks dan mencegah plagiarisme.

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola Jurnal

  1. Menetapkan kebijakan jurnal, ruang lingkup keilmuan, sistem penerbitan, dan standar kualitas publikasi.
  2. Menetapkan dan menjaga komposisi Dewan Editor serta memastikan editor memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang jurnal.
  3. Menjamin hubungan profesional dan independen antara penerbit, editor, reviewer, dan penulis.
  4. Menjaga kerahasiaan data dan dokumen yang berkaitan dengan penulis, editor, dan reviewer.
  5. Menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan hak cipta, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), plagiarisme, konflik kepentingan, dan integritas publikasi.
  6. Menyediakan pedoman yang jelas mengenai proses pengajuan, review, revisi, dan penerbitan artikel.
  7. Memastikan jurnal diterbitkan secara teratur sesuai dengan kebijakan dan jadwal penerbitan yang ditetapkan.
  8. Menyediakan mekanisme untuk menangani dugaan pelanggaran etika publikasi, koreksi, klarifikasi, dan penarikan artikel apabila diperlukan.
  9. Menjaga keberlanjutan pengelolaan jurnal dan memastikan sistem penerbitan dapat berjalan secara profesional.

Tugas dan Tanggung Jawab Editor

  1. Melakukan penilaian awal terhadap kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal serta ketentuan editorial.
  2. Menjaga objektivitas dan independensi dalam mengambil keputusan editorial.
  3. Memastikan proses peer review dilakukan oleh reviewer yang kompeten dan sesuai dengan bidang artikel.
  4. Menjaga kerahasiaan naskah dan informasi yang diperoleh selama proses editorial.
  5. Menghindari konflik kepentingan dan tidak menggunakan informasi dari naskah untuk kepentingan pribadi.
  6. Memastikan komentar dan rekomendasi reviewer disampaikan kepada penulis secara profesional dan konstruktif.
  7. Memastikan setiap keputusan editorial didasarkan pada kualitas dan substansi ilmiah naskah.
  8. Menindaklanjuti dugaan plagiarisme, fabrikasi, falsifikasi, duplikasi, atau pelanggaran etika lainnya sesuai dengan kebijakan jurnal.
  9. Melakukan koreksi, klarifikasi, atau ralat apabila ditemukan kesalahan substansial pada artikel yang telah diterbitkan.
  10. Tidak menolak atau menerima naskah berdasarkan identitas, jenis kelamin, institusi, latar belakang, atau faktor nonakademik lainnya.

Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari (Reviewer)

  1. Menelaah naskah secara objektif, kritis, profesional, dan berdasarkan kompetensi bidang keilmuan.
  2. Memberikan komentar, kritik, dan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas artikel.
  3. Menilai aspek substansi, metodologi pelaksanaan, ketercapaian tujuan, kualitas hasil, pembahasan, dan kontribusi kegiatan.
  4. Menjaga kerahasiaan naskah dan tidak mendistribusikan atau menggunakan isi naskah untuk kepentingan pribadi.
  5. Mengungkapkan kepada editor apabila terdapat konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas review.
  6. Tidak menggunakan informasi atau gagasan yang diperoleh melalui proses review sebelum artikel diterbitkan tanpa izin.
  7. Menyampaikan hasil review dalam waktu yang telah ditentukan atau segera menginformasikan kepada editor apabila membutuhkan perpanjangan waktu.
  8. Memberikan perhatian terhadap kemungkinan plagiarisme, duplikasi publikasi, manipulasi data, atau masalah etika lainnya dan melaporkannya kepada editor.
  9. Menelaah kembali naskah hasil revisi apabila diminta oleh editor.

Tugas dan Tanggung Jawab Penulis

  1. Memastikan bahwa artikel merupakan karya asli dan belum pernah diterbitkan serta tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan pada jurnal atau penerbit lain.
  2. Memastikan seluruh penulis yang dicantumkan dalam artikel memenuhi kriteria kepengarangan dan telah menyetujui versi akhir naskah.
  3. Bertanggung jawab secara kolektif atas keakuratan, integritas, dan isi ilmiah artikel.
  4. Menyajikan data, metode, hasil, dan interpretasi secara jujur serta tidak melakukan fabrikasi atau falsifikasi.
  5. Mencantumkan seluruh sumber yang digunakan secara tepat dan memastikan bahwa setiap sitasi dapat diverifikasi.
  6. Memastikan tidak terdapat plagiarisme, duplikasi publikasi, atau manipulasi sitasi dalam artikel.
  7. Mengungkapkan sumber pendanaan dan potensi konflik kepentingan yang berkaitan dengan kegiatan atau penyusunan artikel.
  8. Memperoleh izin yang diperlukan untuk penggunaan gambar, tabel, instrumen, perangkat lunak, materi pihak ketiga, atau konten lain yang memiliki perlindungan hak cipta.
  9. Bertanggung jawab terhadap aspek Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan seluruh perizinan yang berkaitan dengan materi yang digunakan dalam artikel.
  10. Menanggapi komentar dan rekomendasi reviewer secara profesional serta melakukan revisi yang diperlukan.
  11. Memberikan klarifikasi atau koreksi apabila ditemukan kesalahan dalam artikel setelah proses pengajuan maupun setelah artikel diterbitkan.
  12. Mengajukan penarikan naskah secara tertulis kepada editor apabila terdapat alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Penulis wajib mengungkapkan secara transparan penggunaan Artificial Intelligence (AI), termasuk generative AI, AI-assisted writing, penerjemahan, penyuntingan bahasa, analisis data, pemrograman, visualisasi, atau fungsi lain yang digunakan dalam penyusunan artikel.

Pernyataan penggunaan AI harus ditempatkan sebelum Daftar Pustaka dan sekurang-kurangnya menjelaskan nama alat atau aplikasi AI, versi jika tersedia, tujuan penggunaan, bentuk bantuan AI, serta bagian atau tahapan artikel yang menggunakan bantuan AI.

Seluruh keluaran AI wajib diperiksa, diverifikasi, dikoreksi, dan disesuaikan oleh penulis berdasarkan data, metode, dan sumber ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis.

Penggunaan AI tidak boleh mengakibatkan fabrikasi data, falsifikasi, plagiarisme, pelanggaran hak cipta, manipulasi hasil, atau penyajian referensi yang tidak dapat diverifikasi. Tanggung jawab ilmiah dan etis atas seluruh isi artikel tetap berada pada penulis.

Pelanggaran Etika dan Malpraktik Publikasi

ARembeN memandang serius setiap dugaan pelanggaran etika publikasi. Bentuk pelanggaran dapat meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  • plagiarisme;
  • fabrikasi data;
  • falsifikasi atau manipulasi data;
  • duplikasi atau publikasi ganda;
  • manipulasi sitasi;
  • kepengarangan yang tidak semestinya;
  • penggunaan materi berhak cipta tanpa izin;
  • konflik kepentingan yang tidak diungkapkan;
  • penyalahgunaan atau penggunaan AI yang tidak transparan; dan
  • pelanggaran integritas ilmiah lainnya.

Apabila terdapat dugaan pelanggaran etika, editor dan pengelola jurnal dapat melakukan pemeriksaan, meminta klarifikasi kepada pihak terkait, menunda proses editorial, meminta perbaikan, menolak naskah, atau mengambil tindakan editorial lain yang sesuai dengan tingkat pelanggaran.

Kebijakan Penarikan Naskah

Penulis dapat mengajukan permohonan penarikan naskah secara tertulis kepada editor dengan memberikan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Penarikan naskah setelah naskah memasuki tahap produksi perlu mempertimbangkan proses editorial dan sumber daya yang telah digunakan oleh jurnal.

Naskah yang telah memasuki tahap Production dan artikel yang telah diterbitkan tidak dapat ditarik secara sepihak. Apabila penulis mengajukan penarikan setelah tahap tersebut, jurnal dapat mengenakan biaya administratif sebesar Rp700.000,-.

Kebijakan penarikan tidak menghilangkan hak jurnal untuk melakukan koreksi, retraksi, atau tindakan editorial lainnya apabila setelah publikasi ditemukan masalah serius terkait integritas ilmiah atau etika publikasi.

Koreksi, Ralat, dan Retraksi

Jika ditemukan kesalahan setelah artikel diterbitkan, jurnal dapat menerbitkan koreksi atau ralat sesuai dengan sifat dan tingkat kesalahan. Apabila ditemukan pelanggaran serius terhadap integritas ilmiah, jurnal dapat melakukan retraksi artikel sesuai dengan hasil pemeriksaan editorial.

Setiap tindakan koreksi atau retraksi dilakukan untuk menjaga akurasi dan integritas rekam ilmiah jurnal serta tidak dimaksudkan untuk mengubah atau menyembunyikan rekam publikasi secara tidak transparan.

Konflik Kepentingan

Penulis, editor, dan reviewer wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas proses pengajuan, penelaahan, atau pengambilan keputusan editorial. Konflik kepentingan dapat berupa hubungan profesional, finansial, institusional, personal, atau kepentingan lain yang relevan.

Editor dapat mengganti reviewer atau mengambil tindakan lain yang diperlukan apabila terdapat konflik kepentingan yang berpotensi mengganggu independensi proses review.