Kebijakan Plagiat

Plagiarism Check & Similarity Screening

ARembeN : Jurnal Pengabdian Multidisiplin berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi integritas akademik, orisinalitas karya ilmiah, serta etika publikasi internasional. Seluruh naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli dan bebas dari segala bentuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, dan duplikasi publikasi.

Sebelum proses penelaahan (peer review), setiap naskah akan melalui tahap similarity screening menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme yang diakui secara internasional, seperti Turnitin dan/atau perangkat lunak sejenis yang digunakan oleh redaksi.

Penulis juga diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan plagiarisme secara mandiri sebelum pengiriman naskah sebagai bagian dari tanggung jawab etika penulis.

Sebagai pedoman internal, tingkat kemiripan (similarity index) yang dapat dipertimbangkan oleh redaksi adalah maksimal 37%. Namun, Tim Editor memiliki kewenangan penuh untuk melakukan evaluasi kualitatif terhadap laporan kemiripan, termasuk menilai sumber kemiripan yang berasal dari:

  • Bagian metodologi yang bersifat standar
  • Kutipan langsung dengan sitasi yang benar
  • Daftar pustaka
  • Penggunaan template jurnal

Redaksi berhak menolak naskah meskipun tingkat kemiripan berada di bawah ambang batas, apabila ditemukan indikasi plagiarisme substansial atau pelanggaran etika publikasi.

Naskah dengan tingkat kemiripan yang melebihi ambang batas atau yang terindikasi mengandung plagiarisme substansial akan:

  • Dikembalikan kepada penulis untuk revisi dan klarifikasi
  • Atau ditolak secara langsung sesuai dengan kebijakan editorial
Turnitin Similarity Check

Similarity screening powered by Turnitin and equivalent tools

Plagiarism & Publication Ethics Policy

ARembeN : Jurnal Pengabdian Multidisiplin menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran etika publikasi, termasuk namun tidak terbatas pada:

  • Plagiarisme (sebagian maupun keseluruhan)
  • Duplikasi publikasi dan pengiriman ganda (duplicate submission/publication)
  • Fabrikasi data
  • Falsifikasi data
  • Manipulasi sitasi dan referensi
  • Pelanggaran hak cipta dan etika kepengarangan

Dalam hal ditemukan pelanggaran etika publikasi, redaksi berhak untuk mengambil tindakan sesuai dengan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE), termasuk:

  • Penolakan naskah
  • Permintaan klarifikasi dan revisi
  • Penerbitan koreksi (correction)
  • Penarikan artikel (retraction)
  • Pemberian tanda peringatan etika publikasi

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas ilmiah, reputasi jurnal, serta kepercayaan komunitas akademik nasional dan internasional terhadap ARembeN : Jurnal Pengabdian Multidisiplin.